Wednesday, February 23, 2011

Sedikit curhat

Hari ini, seorang teman baik saya diwisuda setelah menempuh studi selama hampir lebih 4 tahun lewat sedikit. Opppsss. Wisuda. Kelulusan. Pendadaran. Skripsi. Dan lihat saya selama memasuki masa studi ke tahun kelima ini. Masih saja berkutat dengan itu-itu saja--niat membuat proposal. Sedikit curhat juga deh, selama setahun kemarin saya ini sama sekali nggak melakukan apa-apa. Terutama setelah semester dengan KKN selepas itu hidup tidak pernah bersentuhan dengan yang namanya karya ilmiah. Salah saya juga lah, karena malas untuk mengerjakan sesuatu yang seharusnya memang sudah jadi tanggung jawab semenjak setahun yang lalu. Namun, rasanya ada saja alasan untuk menunda. Ya penggalian ini-itu, proyek ini-itu, kemalasan ini-itu.

Waktu seperti terbang. Bahkan ide proposal juga turut terbang. Keinginan berganti, deretan pertanyaan membayangi. Saya jalan ditempat. Dan ini tidak baik. Kalau ditanyakan, kenapa mahasiswa Arkeologi itu kalau lulus telat, mungkin saya akan menjawab, dengan jutaan alasan klasik, bahwa kesulitan bidang Arkeologi adalah kita harus turun ke lapangan mencari data. Nah, data itu kadang ada dan kadang tidak akan tetapi lebih sering tidaknya. Berbeda dengan anak HI yang bikin TA tentang konflik Timur Tengah nggak perlu sampai jihad kesana, atau anak Psikologi yang nyebar kuisioner untuk dibagikan ke remaja-remaja. Bidang saya, harus turun ke lapangan, mencari data yang keberadaannya sangat sulit dicari. Kita mempelajari sejarah namun yang tidak berlalu--terkadang data tidak mendukung, menjadi detektif dan mereka-reka namun juga harus valid.

Yah, sedikit curhat colongan. Namun melihat teman-teman saya tadi memakai baju toga dan ketawa lebar itu melecutkan hati juga. Ok. Saya kepengen dandan kayak mereka dan jumawa. Karena itulah, mari kita mulai sekarang!

Mari berkarya :)

Friday, February 11, 2011

Plered sama keramatnya dengan Crop Circle

Arkeo genjot kembali lagi. Mungkin karena terlalu punya banyak waktu senggang akhir-akhir ini makanya jadi sering untuk mengayuh sepeda dan touring. Well, melupakan sejenak (?) beberapa urusan dibelakang. Teman-teman arkeo 2006 plus satu teman 2004 meluncur kembali dijalanan.

Saya kepengen cerita 2 perjalanan touring kami. Yang pertama menuju Plered, Bantul. Dan kedua menuju Berbah, Sleman. Tampaknya kami sudah sering keliling Yogya dengan sepeda. Tujuan pertama ke Plered waktu itu karena mengunjungi kegiatan praktikum ekskavasi angkatan 2009. Salah satu pengalaman baru lagi karena ini melihat penggalian untuk mencari rekonstruksi sejarah dari masa Islam. Jadilah kami berkunjung ke bekas-bekas tinggalan Kraton Plered yang ada. Yang menarik adalah lokasi penggalian yang dekat dengan makam dan 2 pohon besar yang keramat--maklumlah ceritanya ini tempat bekas Masjid-Makam.


- kami dan pohon ratusan tahun

Beberapa minggu kemudian masih dengan keadaan yang "seloooo" sekali, kami melaju lagi untuk mengayuh sepeda ke utara. Tepatnya menuju lokasi fenomenal Crop Circle. Saya rasa kami kena demam invasi alien dan kepengen tahu bentuknya seperti apa sih. Apapun dibalik mitos yang ada--konspirasi, cerita, gimmick, apapun, namun jauh di lubuk hati saya masih tetap berharap kalau alien memang datang mampir ke bumi :p

- naik bukit curam dan licin demi lihat bunderan itu apa namanya kalau bukan kami percaya akan adanya Alien!

Hal baru dalam 2 perjalanan terakhir ini adalah akhirnya saya bisa menaiki sepeda impian ulang tahun--meski warna pink bukan biru serta bergambar. Memang disini yang penting bukan jenis sepeda apa yan kamu pakai namun sejauh mana kamu ingin mengayuh sepedamu.