Thursday, August 7, 2008

Sejenak Menegok Samudra

Kembali lagi ke Borobudur! Hari terakhir kegiatan Piami XII, kita dapet kesempatan mengunjungi Candi Budha paling spektakuler se-Asia Tenggara itu. Jalan-jalan ke Borobudur udah nggak terlalu baru buatku juga. Mengingat kondisi badan yang baru sembuh dari sakit hepatitis a kemaren, jadinya nggak boleh terlalu capek. Akhirnya nggak naek sampe' ke puncak Candi--melainkan jalan-jalan ke museum Karmawibangga dan Museum Kapal Borobudur.
Sayangnya, enggak tau kenapa--Museum Karmawibangga tiba-tiba beralih jadi kamar operasi yang steril. Masuk akal kadang si PT. Taman ini, bikin museum jadi multifungsi begitu cuma karena ada penyelenggaran event besar--tapi nggak sesuai dan bikin nggak bisa menikmati museum itu secara utuh.
Anyway, forget about that operation room-wannabe!

Kitapun beranjak pergi ke Museum Kapal. Di museum ini terdapat sebuah kapal kayu dengan teknologi tradisional, yang dibuat berdasarkan replika dari kapal yang terdapat pada sebuah panel relief di Borobudur. Kapal tersebut diperkirakan merupakan kapal dagang yang para awaknya nanti turut melakukan penyebaran agama Budha di Nusantara.
Kapal ini dibuat sebagai ekspedisi napak tilas pelayaran dari Indonesia hingga mencapai Ghana. Philip Beale, penggagas pelayaran ini begitu melihat pahatan kapal di Candi Borobudur pada tahun 1982. Akhirnya, setelah beberapa tahun pada tanggal 15 Agusutus 2003 kapal ini berangkat menuju laut lepas. Kapal inipun dinamai Samudraraksa atau Pelindung Lautan.
Dari Indoenesia hingga ke Madagaskar benar-benar sebuah perjalanan sayang panjang. Museum ini mencatat kehidupan para crew-nya hingga cerita-cerita menarik dari tiap negara yang disinggahi. Di museum ini juga menyajikan berbagai panel cerita mengenai kehidupan bahari di Indonesia yang telah berkembang jauh sebelum Masehi.

*anjungan*

*geladak*

*buritan*

*so expensive :( *

*menggila di Samudraraksa*

*melas gak mampu bayar tiket masuk kapal!*

No comments: